Sembarangan Minum Antibiotik (Don’t)
Ayo jangan sembarangan minum antibiotik!!
Jika seharusnya penyakit tidak perlu antibiotik tapi kita minum, kasihan bakteri baik di dalam tubuh.
Jika memang harus diminum, maka harus dihabiskan.
Ini ilustrasi di bawah copas dari milis sehat
—————————————————————————
Bayangkan tubuh anda adalah sebuah negara. Flora alami/bakteri baik dlm tubuh sbg penduduk sipilnya. Imunitas tubuh sbg tentara nya. Bakteri jahat sbg musuhnya.
Jika ada musuh menyusup,mereka tidak bisa dgn mudahnya menduduki wilayah tsb krn sdh ada penduduk sipil yg siap siaga u.melawan pendatang baru yg mau macam”.
Jika musuh yg dtg cukup bny dan mulai menginvasi suatu wilayah,maka terjadi demam u.memanggil si tentara ke wilayah tsb.
Jika tentara anda dalam kondisi lemah dan tidak dpt memberi perlawanan maksimal,maka perlu bala bantuan/tentara dr luar u.membantu mengalahkan musuh anda tsb. Nah,tentara dr luar ini lah yg biasa kita sebut dgn antibiotik. Masalahnya tentara AB ini spesifik u.membasmi bakteri dan fungi saja. Bkn u.virus.
Dlm kasus antibiotik yg dibutuhkan tidak dihabiskan,kejadiannya si tentara luar ini sdh membantu melawan musuh hingga musuhnya klenger,tp belum musnah semua. Ada bbrp musuh yg msh bersembunyi dan berlindung. Jika hal itu terjadi 1 2 kali mungkin penduduk sipil kita masih bisa menekan musuh tsb hingga habis seluruhnya. Tp dlm hal penggunaan AB sembarangan (sering dilakukan) si musuh yg bersembunyi tersebut akan semakin bny dan pd akhirnya mereka akan mampu u.membangun kekuatan yg bisa melawan tentara luar tersebut. Inilah yg disebut resistensi antibiotik.
Dlm hal penyakit yg disebabkan oleh virus dan diberi AB kejadiannya si tentara luar tidak menemukan musuh u.dibasmi,akhirnya mereka memakan/memusnahkan penduduk sipil kita sehingga jika ada musuh benaran yg dtg,gak ada lg penduduk sipil yg melindungi wilayah tsb. Mknya tubuh jd gampang sakit. Efek lain dr penyerangan yg salah sasaran tersebut,penduduk sipil jd merasa ditekan terus menerus hingga akhirnya terjadi pemberontakan (bakteri baik berubah menjadi bakteri jahat). Itu lah akibatnya jika penyakit krn virus diobati terus dgn AB. Kita menciptakan pemberontakan dlm negara kita sendiri.
————————————————————————————-
bisa buat bahan dongeng ntar malam nih
Resep MPASI 7 Bulan
7 Bulan Aisha disarankan dokternya makan bubur tim dan dikenalkan dengan protein hewani buat mengejar berat badannya. Bikinnya ternyata lama juga yah. Jadi pingin punya slow cooker
.
Dan ini resep bubur tim pertama Aisha : Tim Saring Popeye Ati Merah.
Bahan :
- Ati ayam kampung
- Beras Merah Organik 3 genggam
- Bayam secukupnya (daunnya aja), lupa tadi ambil berapa
- Air secukupnya, ntar air abis tambah lagi
- Daun salam 1 lembar
- Jahe diikiiiit
- Minyak zaitun
Cara Masak :
- Rebus ati, beras merah, daun salam, jahe keprek sampai jadi bubur. Setelah matang, saring kecuali jahe ama daun salamnya.
- Di panci terpisah, kukus bayam yang d tetesi minyak zaitun. Setelah matang, saring.
Bayamnya dibuat untuk sekali makan, sedangkan buburnya bisa 2 – 3 x makan. Takut ik masak bayam buat waktu lama. Jadi tiap mau makan, kukus bayam dulu atau bisa pakai sayuran lain. Bubur dan bayam di campur di mangkuk bayinya bukan di panci. Baunya enak deh, rasanya manis dari berasnya. Untung lagi cuti 2 jam jadi bisa masuk kerja jam 8. Hmm…masih kepikiran beli slow cooker ga ya…
Resep MPASI 6 Bulan
Aisha udah 7 bulan dan sekarang mamanya mo sharing resep puree Aisha waktu 6 bulan. Ngatur jadwal ama rencana beli-beli perlengkapan MPASI-nya dah dari kapan tau, tapi tetep aja lagi-lagi implementasinya dadakan dan gagap (seperti waktu siapain peralatan ASIP dan Newborn-nya Aisha, eh lum di tulis di blog ya).
Jadwal MPASI yang udah d susun sedemikian rupa jadi berubah tergantung adanya apa di supermarket terdekat. Buah yang udah diberi ke Aisha adalah alpukat, pepaya (ga cocok), pisang, apel, pir, jeruk, dan buah naga. Sayuran yang udah diberi adalah kentang, kacang ijo, ubi, dan wortel. Serealia yang udah diberi adalah beras merah dan beras coklat (tepung Gasol).
MPASI Aisha ga sepenuhnya homemade. Ada pake biskuit F*rley buat latihan gigit-gigit dan sarapan juga, sedangkan beras merah dan kacang ijo itu produknya C*relac. Sisanya adalah bahan asli.
Mama Aisha lum pernah pake blender buat menghaluskan puree nya. Cukup pakai garpu atau saringan. Hasilnya emang ga halus banget biar Aisha belajar ngunyah dikit-dikit, dan alhamdulillah anaknya suka. Sempet GTM di hari ke-10 sampai seminggu hiks hiks hiks.
Berikut resepnya (klo yang biskuit ama bubur instan tinggal di kasih air panas aja) :
- Alpukat
1/2 alpukat matang dikerok, taro di mangkok lalu di hancurkan dengan garpu. Tambahkan ASIP secukupnya - Apel
1/2 apel dikupas, kukus/rebus, parut, saring, tambahkan ASIP secukupnya - Pir
1/2 pir dikupas, kukus/rebus, parut, saring, tambahkan ASIP secukupnya - Pisang
bisa pisang ambon lumut, bisa pisang cavendis. Dikerok pake sendok bayi lalu berikan langsung - Jeruk
peras, saring lalu masukkan ke training cup - Pisang + Buah Naga
potong pisang dan buah naga ke panci, masukkan air lalu rebus. Saring dan tambahkan ASIP bila perlu - Kentang + Ubi
kukus/rebus bahannya, lalu lumatkan dengan garpu, tambahkan ASIP - Bubur beras coklat + Pir
taro 2sdm tepung gasol beras coklat ke panci, tambahkan air 200ml, lalu rebus di atas api kecil. Parut pir lalu masukkan ke rebusan tepung beras, aduk. - Bubur beras coklat + Wortel
kukus wortel. Taro 2sdm tepung gasol beras coklat ke panci, tambahkan air 200ml, lalu rebus di atas api kecil. Parut wortel kukus lalu masukkan ke rebusan tepung beras, aduk. - Bubur beras coklat + Wortel + Ubi
seperti resep di atas ditambahkan ubi kukus yang sudah dilumatkan
Favorit Aisha adalah Bubur beras coklat + Pir. Kita ngikutin 4-days-rule buat liat reaksi alergi anak. Tapi, 3 hari udah ganti yang lain
Referensi Ilmu Pengetahuan ASI
Menurut saya, ilmu pengetahuan ASI itu penting karena promosi produsen susu formula kian gencar sampai merubah pandangan tentang ASI dari kota sampai pelosok, dari orang awam sampai tenaga medis. Selain itu, banyak sekali faktor mama yang susah memberikan ASI karena faktor X padahal mereka ingin sekali memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
Alhamdulillah, sekarang banyak loh artikel ttg ASI yg gampang di cari di internet. Googling ASI dan smua link ke artikel ttg ASI dan toko online perlengkapan ASI ada banyak. Untuk twitter bisa follow @aimi_asi, @tipsmenyusui. Untuk forum udah banyak yah dibahas, antara lain di urban mama.
AIMI adalah asosiasi ibu menyusui indonesia. Di web tsb ada kumpulan peraturan pemerintah ttg ASI dan referensi dari WHO. Jadi, hak bayi untuk mendapatkan ASI dan hak ibu untuk menyusui anaknya sudah dilindungi pemerintah dan direkomendasikan oleh WHO loh. Ada juga peraturan ttg perusahaan yang wajib mengijinkan karyawatinya untuk memerah ASI pada saat jam kerja dan menyediakan nursing room di kantor.
Yang offline gimana? Udah banyak yah buku-buku yang menjelaskan ttg ASI. Di beberapa rumah sakit, tanyakan apakah ada klinik Laktasi. Untuk di daerah yang ga ada klinik laktasi, AIMI suka mengadakan kelas EdukASI, jadi bisa ditanyakan jadwalnya kapan ke web AIMI.
Yang baca tulisan ini gimana? Minta tolong yaa… sebarin ke sodara-sodara dan teman-teman kalian untuk tambah ilmunya ttg ASI bisa via buku, twitter, atau link yang disebutin di atas.
Masak Rawon
Yay akhirnya saya bisa masak rawon dan mas suka. Sebelumnya nelpon ibu mertua dulu di Bojonegoro nanya resep sekaligus doa restu. Abis nanya, meluncur deh ke pasar cibaligo. Rasanya semua bahan udah lengkap kecuali jinten. Susah nyari jinten ga ada kios yang jual di pasar sini. Udah ah pulang aja ntar kelamaan keburu Aisha haus. Hampir nyampe rumah mas nanya, “ade udah beli kluwek?”. Owalaaah itu kluwek bumbu utama rawon kenapa ampe lupa yah. Tanpa kluwek jadinya soto daging dong. Untung masih di jalan jadi minta mas langsung ke Griya. Di Griya juga muter-muter dulu cari jinten. Ih ga ada jinten, ya udahlah gpp.
Sampai rumah, bersih-bersihin bahan dan ternyata lengkuasnya ga ada. Udah males keluar lagi, jadi langsung masak aja dan Alhamdulillah kata mas enak, senangnya….
Resep Rawon ala saya kemarin:
- Daging 1/4 kg , terserah mo bagian apa tp kita pakai daging yang buat sop
- Air, dikira kira aja
- 1 batang sereh, keprek
- 2 daun jeruk
- 2 daun salam
- Seharusnya pakai lengkuas, keprek
- Minyak sedikit untuk menumis
- Gula dan garam secukupnya
Bumbu Halus :
- 1 bawang putih
- 3 bawang merah
- 1 cabe merah
- 1 ruas kencur
- 1 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- Seharusnya pakai jinten
- 1 kluwek
Pelengkap :
- Toge
- Telur asin
- Sambal cabe
Cara membuat :
- Didihkan air, masukkan daging. Buang buih-buihnya. Rebus sampai lumayan empuk
- Haluskan bumbu halus kemudian tumis. Masukkan sereh, daun salam dan daun jeruk. Tumis
- Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging
- Masukkan gula dan garam
- Rasa-rasa udah enak udah empuk, angkat
Idealnya bisa untuk 3 porsi. Tapi bisa dipaksain sampe 4 – 5 porsi.
Minum Teh Setelah Makan (Don’t)
Jangan minum teh setelah makan. Terlebih jika makanan yang kamu konsumsi banyak mengandung zat besi. Teh mengandung zat tanin dimana akan mengurangi daya serap zat besi oleh tubuh kita. Lebih baik tunggu 1 jam sesudah makan.
Sumber : DSA anak saya. Dokternya Aisha waktu itu menganjurkan saya (ibu menyusui) untuk tidak minum teh setelah makan karena bisa menyebabkan kekurangan zat besi.
Balada Menyebrang
Menyebrang adalah momok yang menakutkan. Ketika orang lain seusia saya sudah ahli sekali menyebrang bahkan sampai tutup mata lebay, saya skill nya segitu-gitu aja. Ada peningkatan si daripada jaman sekolah tapi tipiiisss….
Sewaktu mau kuliah, sama ibu dan kakak, saya di tes menyebrang sendirian di jalan malioboro. Sukses dong. Nyebrangnya di zebra cross dan ada polisinya, nyiaaahahahhaha…Sewaktu SMP saya jadi PKS yang tiap pagi ma siang siap di tengah jalan nyebrangin teman-teman. Tapi, itu pake priwitan ama papan tulisan STOP, pake seragam coklat-coklat kayak polwan. Semua mobil motor patuh loh
Saat ini saya nyebrang klo bener-bener kosong. Klo situasi jalan biasa-biasa aja kayak di Jalan Kediri Kuta sono ga masalah. Di depan kantor cabang di Bandung ini, cuma 1 arah si….tapi rame bangeeeeeet…tadi aja lagi nunggu mau nyebrang, udah 5 orang aja nyebrang duluan. Apa harus bawa priwitan ya?


Recent Comments